Proposal PTK Biologi

Proposal PTK Biologi Sudah sering dikeluhkan sejak lama sistem pendidikan di Indonesia masih bersifat verbalistik, lebih berisi ceramah, teori-teori yang abstrak dan sedikit sekali bersinggungan dengan realita atau kenyataan sesungguhnya. Hal ini tidak menciptakan kondisi yang memadai agar rasa ingin tahu peserta didik dapat berkembang dengan kuat.
Kondisi seperti ini tidak memberdayakan para peserta didik untuk mau dan mampu berbuat untuk memperkaya pengalaman belajarnya (learning to do) dengan meningkatkan interaksi dengan lingkungannya, sehingga tidak akan dapat membangun pengetahuannya terhadap lingkungan sekitar (learning to know). Selain hal tersebut peserta didik juga tidak mempunyai kesempatan untuk membangun kepercayaan diri (learning to be), maupun kemampuan berinteraksi dengan berbagai individu atau kelompok yang beragam (learning to live to together).(Budimansyah 1999: 4)
Proposal PTK Biologi Seiring dengan berlakunya kurikulum baru yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai penyempurna kurikulum 2004 (KBK) diharapkan dapat mendorong perubahan sistem pendidikan. Sehingga upaya mengkondisikan lingkungan yang menciptakan peserta didik tumbuh dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap lingkungan sekitar dan perkembangan IPTEK yang dapat menempa manusia Indonesia yang mampu menghadapi tantangan di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan sekitar secara simultan.  Hal yang perlu ditekankan adalah perhatian yang lebih besar pada pengembangan pendidikan, salah satunya adalah pengembangan materi mulai dari pendidikan tingkat dasar sampai tingkat menengah.
Setelah KTSP mulai dilaksanakan, sekolah dan guru diberi wewenang untuk merancang, mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum tersebut sesuai dengan situasi, kondisi, dan potensi keunggulan lokal yang dapat dimunculkan oleh sekolah. Sekolah dan guru dapat mengembangkan standar yang lebih tinggi dari standar isi dan standar kompetensi lulusan Proposal PTK Biologi.
Faktor-faktor yang dapat menghambat keberhasilan proses pembelajaran sangat kompleks, antara lain adalah kurangnya sarana penunjang seperti laboratorium dan buku pelajaran yang digunakan guna menunjang proses pembelajaran terutama buku ajar yang memenuhi syarat sebagai bahan pembelajaran. Proposal PTK Biologi Buku merupakan sarana yang penting bagi peserta didik maupun guru dalam pembelajaran, yang tidak dapat dipisahkan dengan kurikulum. Di lapangan, buku-buku ajar yang digunakan di dalam kegiatan pembelajaran, umumnya cenderung berisikan informasi bidang studi saja dan tidak terorganisasi dengan baik. Kualitas buku ajar yang rendah dengan pembelajaran konvensional akan berakibat rendahnya perolehan prestasi belajar peserta didik (Kustiono 1998:11).
Proposal PTK Biologi Menurut pedoman memilih dan menyusun bahan ajar (2006:1) berkenaan dengan pemilihan bahan ajar ini, secara umum masalah yang dimaksud meliputi cara penentuan jenis materi, kedalaman, ruang lingkup, urutan penyajian, perlakuan (treatment) terhadap materi pembelajaran dan sebagainya. Proposal PTK Biologi Masalah lain yang berkenaan dengan bahan ajar adalah memilih bahan ajar. Ada kecenderungan sumber bahan ajar dititik beratkan pada satu buku. Padahal banyak sumber bahan ajar lain yang dapat digunakan.
Proposal PTK Biologi Salah satu ciri buku yang baik adalah mudah dipahami dan dimengerti oleh pembaca, baik menyangkut maksud maupun arti fisis dari pernyataan yang ada di dalamnya, sehingga pembaca mampu memahami konsep dan memecahkan permasalahan yang ada secara individual tanpa mengabaikan peran guru dalam proses pembelajaran. Tetapi sebagaimana diketahui, kemampuan pemerintah dalam hal ini Depdiknas untuk menyediakan sarana tersebut sangat terbatas.
Struktur dan fungsi jaringan tumbuhan merupakan salah satu materi pelajaran biologi kelas XI semester I. Proposal PTK Biologi Materi ini mengkaitkan antara struktur, fungsi dan berbagai proses di dalamnya seperti proses transportasi tumbuhan maupun sifat totipotensi tumbuhan yang kaitannya dengan kultur jaringan. Materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan penting dikuasai karena merupakan dasar dari penerapan pemanfaatan tumbuhan bagi kehidupan manusia.
Proposal PTK Biologi Berdasarkan hasil observasi, kegiatan pembelajaran biologi di SMA-SMA Negeri Semarang diperoleh gambaran salah satu masalah penting yang sering dihadapi guru adalah memilih bahan ajar yang tepat dalam rangka membantu peserta didik mencapai kompetensi. Guru-guru biologi menyadari jarang sekali bahkan belum pernah mencoba untuk mengembangkan bahan ajar yang dapat dipakai untuk membantu peserta didik dalam belajar. Hal ini karena sebagian guru hanya memanfaatkan apa yang sudah ada tanpa berusaha untuk menciptakan bahan ajar baru.
Pembelajaran  di SMA pada umumnya cenderung masih bersifat teacher oriented dan text book oriented. Proposal PTK Biologi Guru belum sepenuhnya menunjukkan usaha memanfaatkan lingkungan sekitar dalam rangka menjelaskan dan memberikan contoh fenomena biologi. Dalam pembelajaran guru menggunakan buku dari penerbit Erlangga dan ESIS yang secara umum cukup baik. Tetapi materi tentang kultur jaringan yang merupakan bagian dari materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan masih sangat kurang sehingga guru perlu mencari referensi dari buku-buku lain. Aktivitas peserta didik dalam praktikum, presentasi, dan mengenal lingkungan sekitar masih kurang. Praktikum masih terbatas pada pengenalan jaringan dan transportasi pada tumbuhan, pengenalan tentang kultur jaringan sebatas definisi karena dalam hal ini pengetahuan guru juga masih sangat terbatas.
Proposal PTK Biologi Oleh karena itu untuk dapat menciptakan peserta didik tumbuh dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap lingkungan sekitar dan perkembangan IPTEK maka dikembangkan bahan ajar dengan pendekatan jelajah alam sekitar (JAS). Pendekatan Jelajah Alam Sekitar adalah suatu pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan fisik, sosial, teknologi, dan budaya sehingga obyek belajar biologi dan fenomenanya dapat dipelajari melalui kerja ilmiah (Marianti 2006). Bahan ajar ini tidak hanya berisi materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan materi tentang kultur jaringan yang erat kaitannya dengan sifat totipotensi sel. Tetapi juga berisi tugas-tugas serta lembar kerja sehingga dapat meningkatkan aktivitas peserta didik. Proposal PTK Biologi Peserta didik mempunyai banyak kesempatan untuk mengeksplorasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Seperti browsing internet, jelajah ke toko pupuk untuk mencari pupuk majemuk sebagai media alternatif pengganti medium MS (Murashige and Skoog), atau belajar mengenali dan memperhatikan lingkungan seperti jenis tumbuhan dan jaringan apa yang terdapat di dalamnya. Uraian materi didukung gambar-gambar yang jelas disertai ilustrasi yang lengkap harapannya dapat meningkatkan pemahaman peserta didik. Ilustrasi memegang peranan penting, karena ilustrasi dapat memperjelas konsep, pesan, gagasan atau ide yang ingin disampaikan dalam bahan ajar. Dalam penelitian ini bahan ajar dengan pendekatan JAS diterapkan di SMA Negeri 1 Semarang. Alasan penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semarang dikarenakan kondisi sarana dan prasarananya sudah cukup lengkap, serta input peserta didik yang baik sehingga dapat memberikan data secara optimal.

B. Perumusan Masalah Proposal PTK Biologi

Berdasarkan uraian diatas, dirumuskan permasalahan: Apakah bahan ajar materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan yang dikembangkan dengan pendekatan JAS layak diterapkan dalam pembelajaran?

   C. Penegasan Istilah Proposal PTK Biologi
1. Kelayakan
Proposal PTK Biologi Kelayakan bahan ajar yang dimaksud dalam penelitian ini mengacu pada Instrumen Penilaian Tahap II Buku Teks Pelajaran Biologi SMA/MA dari BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan ). Instrumen Penilaian tersebut terdapat tiga butir komponen penilaian yaitu kelayakan isi, bahasa, dan penyajian. Kelayakan isi meliputi: cakupan materi, akurasi materi, kemutakhiran, mengandung wawasan produktivitas, merangsang keingintahuan (curiosity), mengembangkan kecakapan hidup (Life Skills), mengembangkan wawasan kebhinekaan (sense of diversity), dan mengandung wawasan kontekstual.
Proposal PTK Biologi Kebahasaan meliputi: sesuai dengan perkembangan peserta didik, komunikatif, dialogis dan interaktif, lugas, koherensi dan keruntutan alur pikir, kesesuian dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar, penggunaan istilah dan simbol/lambang. Terkait penyajian adalah teknik penyajian,pendukung penyajian materi, dan penyajian pembelajaran. Selain mengacu pada Instrumen Penilaian Tahap II Buku Teks Pelajaran Biologi SMA/MA dari BSNP bahan ajar dikatakan layak apabila indikator keberhasilan dalam penelitian ini dapat tercapai semuanya.

 2. Pengembangan Bahan Ajar  Proposal PTK Biologi
Yang dimaksud pengembangan bahan ajar adalah pengemasan kembali informasi dengan memanfaatkan buku-buku teks SMA maupun di perguruan tinggi yang telah beredar dipasaran. Selain dari buku-buku teks informasi juga dapat diperoleh dari internet, majalah ilmiah maupun lingkungan sekitar tempat tinggal yang berhubungan dengan materi. Proposal PTK Biologi Informasi-informasi tersebut kemudian dikemas dalam bentuk modul yang relevan dengan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang tercantum dalam kurikulum 2006. Diharapkan modul yang berisi materi, info web dan tugas-tugas ini lebih sempurna dan memenuhi karakteristik bahan ajar yang baik dari sekedar buku teks biasa karena lebih melibatkan lingkungan sekitar sebagai objek belajar peserta didik.

3. Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) Proposal PTK Biologi
Pendekatan Jelajah Alam Sekitar memanfaatkan alam sekitar kehidupan  peserta didik baik lingkungan fisik, sosial, budaya sebagai objek belajar biologi, dengan mempelajari fenomenanya melalui kerja ilmiah. Pendekatan ini menekankan pada kegiatan pembelajaran yang dikaitkan dengan situasi nyata, sehingga selain dapat membuka wawasan berfikir yang beragam dari seluruh peserta didik, pendekatan ini memungkinkan peserta didik dapat mempelajari berbagai konsep dan cara mengaitkan dengan kehidupan nyata sehingga hasil belajarnya lebih berdaya guna. Dalam penelitian ini JAS direfleksikan melalui pembelajaran dengan metode kontruktivisme, bioedutaiment dan eksplorasi lingkungan sekitar.

4. Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Proposal PTK Biologi
Proposal PTK Biologi Materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dengan KD mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkaitkanya dengan fungsinya, serta menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan. SK memahami  keterkaitan  antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan  hewan, serta penerapannya dalam konteks salingtemas tercantum dalam kurikulum 2006 pada mata pelajaran biologi  kelas XI semester I.

D. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dengan pendekatan JAS sebagai bahan ajar di kelas XI semester 1 SMA Negeri I Semarang.

E. Manfaat Penelitian
1. Bagi Guru
a. Sebagai tambahan informasi bagi guru tentang bahan ajar yang baik.
b. Mempermudah penyampaian materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan
c. Meningkatkan kreativitas dan kualitas guru, karena guru dituntut dapat menggunakan dan menerapkan bahan ajar secara efektif.
2. Bagi Peserta Didik
a. Meningkatkan aktivitas peserta didik selama pembelajaran
b. Meningkatkan motivasi peserta didik untuk belajar.
c. Meningkatkan pemahaman peserta didik pada konsep struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan kaitannya dengan sifat totipotensi.
d. Menambah pengalaman belajar peserta didik tentang teknik kultur jaringan, pembuatan media kultur jaringan, sterilisasi media dan eksplan serta perbanyakan plantlet.
3. Bagi Sekolah
Proposal PTK Biologi Sebagai tambahan referensi bagi sekolah contoh bahan ajar materi stuktur dan fungsi jaringan tumbuhan.

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Proposal PTK Biologi

  1. Sefurohman says:

    Bagus …… saya tertarik untuk membacanya

  2. rehaelis says:

    minta yang lengkap dengan contohnya dong,,,,

  3. Lukman Oim says:

    saya lagi nyari instrumennya nih. adakah di blog ini.
    makasih..

    vitback ya.
    RADIASI – Ragam Media Edukasi
    Biolearning Center

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>