Penelitian Tindakan Kelas Matematika SD tentang Implementasi Model STAD

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN  MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN ALAT PERAGA DAN LKS  DI SDN PERUMNAS KRAPYAK 03 SEMARANG  TAHUN PELAJARAN 2006-2007

BAB I  PENDAHULUAN
A. Alasan Pemilihan Judul

Penelitian Tindakan Kelas Matematika SD
Penelitian Tindakan Kelas Matematika SD

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah agar mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan Undang-Undang. Dalam sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan. Penelitian Tindakan Kelas Matematika SD Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Mewujudkan masyarakat cerdas harus dilakukan secara berkesinambungan, karena tidak semua masyarakat Indonesia mau dan mampu menyerap seluruh bidang pendidikan dengan mudah.  Seluruh bidang ilmu pendidikan secara mutu harus mengarah pada kenaikan angka yang baik, dan harus mencakup seluruh bidang materi pendidikan. Budaya (etos) “mau belajar” dan “mau pandai” harus ditanamkan dalam budaya hidup masyarakat.  Karena belajar membutuhkan keberanian untuk mengakui salah dan keberanian untuk mencoba agar akhirnya dapat melakukannya menjadi benar.
Matematika pun sebagai salah satu bidang studi yang pada umumnya dirasakan paling sukar dan menakutkan,  sebenarnya disebabkan  kurang ketekunan dan ketelitian dari siswa itu sendiri dan kurang berani mengemukakan kesalahan yang dibuatnya. Matematika dengan sederet materi hitung, kurang, kali dan bagi menjadi satu materi yang masih harus dipikirkan oleh seluruh komponen pendidikan, karena materi ini memerlukan konsentrasi tinggi, ketekunan dan bimbingan dari orang luar (orang tua dan guru), baik secara individu maupun kelompok.
Penelitian Tindakan Kelas Matematika SD kelas 2 Prestasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar merupakan hal yang sangat penting dikarenakan dapat digunakan sebagai tolok ukur berhasil tidaknya proses belajar mengajar. Guru dalam mengajar metematika dengan tujuan siswa mengerti matematika (sebagai tujuan formal) saja, tetapi yang dituntut siswa dapat menngunakan matematika untuk bekal terjun dilapangan atau masyarakat. Seperti contoh dilapangan dalam menghitung luas pekarangan/ tanah dengan panjang misalnya 25,5 m, lebar misalnya 10,5 m.  Jadi bisa dihitung : Luas pekarangan/ tanah tersebut adalah panjang x lebar.
Ptk  Matematika SD kelas 2 Berdasarkan pengalaman peneliti di SDN Perumnas Krapyak 03 Semarang, sebenarnya siswa dalam kelas tersebut memiliki kecerdasan. Namun belum memiliki angka persentasi besar dalam menyelesaikan soal-soal matematika pada sub topik operasi hitung penjumlahan pecahan di atas. Tetapi faktor guru tidak lepas dari kekurangannya dikarenakan kurangnya penelitian/ studi banding dengan sekolah yang dianggap unggulan, kurangnya guru dalam mengikuti penataran, Bintek dan lainnya. Terbukti hasil belajar siswa setelah dievaluasi 50 % lebih mendapat nilai kurang dari 6. Pada kelas dimana penulis mengampu sebagai guru kelas, ditemukan banyak siswa tidak bersungguh-sungguh dalam melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan, bahkan siswa merasa belajar matematika sebagai beban yang berat, serta cukup puas dengan nilai yang didapatnya.
Berdasarkan kenyataan dikelas, selama pembelajaran operasi hitung penjumlahan dan pengurangan tersebut peserta didik cenderung mengalami kesulitan ketika menjumlahkan atau mengurangkan pecahan dengan penyebut yang berbeda. Selain itu berdasarkan hasil test formatif/sumatif pada tahun yang lalu dengan pokok bahasan yang sama (operasi hitung penjumlahan dan pengurangan) hasil belajarnya dibawah standar atau cenderung kurang bahkan masih ada siswa yang mendapatkan nilai nol (0).
Atas dasar uraian diatas penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Meningkatkan Hasil Belajar Dan Aktivitas Peserta Didik Pada Pembelajaran Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Menggunakan Alat Peraga Dan LKS Di SDN Perumnas Krapyak 03 Semarang Tahun Pelajaran 2006–2007”.
B. Permasalahan

ptk Matematika SD terbaru  Berdasarkan apa yang telah diuraikan dalam pendahuluan dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : Apakah dengan memanfaatkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Menggunakan Alat Peraga Dan LKS dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas peserta didik pada materi pokok operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan dikelas IV SDN Perumnas Krapyak 03 Semarang ?
C. Cara Pemecahan Masalah Untuk memecahkan masalah yang ada para perumusan tersebut di atas, maka akan dilakukan kegiatan dengan strategi pembelajaran bertipe Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD), di mana dalam metode ini dikembangkan kegiatan pola belajar siswa dengan menggunakan kelompok belajar sebagai sarana memacu pembelajaran.  Tujuan dari Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) adalah agar siswa saling membantu satu sama lain untuk memahami bahan pelajaran melalui tutorial, kuis dan melakukan diskusi. Lihat juga contoh tesis manajemen disini
Peneliti memilih pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya untuk operasi hitung penjumlahan dan pengurangan, agar siswa dapat lebih memahami pelajarannya.  Untuk dapat menguasai operasi hitung penjumlahan dan pengurangan,  peneliti mengajarkan materi seperti biasa dengan memanfaatkan alat peraga kertas.  Dengan tanya jawab, peneliti memberikan contoh soal sampai siswa mengerti dengan jelas.
D. Penegasan Istilah

Penelitian Tindakan Kelas Matematika SD Untuk menyamakan persepsi atau pandangan mengenai pengertian istilah dalam judul maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam pembatasan ruang lingkup pendidikan.  Bagian-bagian yang perlu dijelaskan adalah sebagai berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>