Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia

Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia Peningkatan kemampuan membaca puisi dengan metode demonstrasi pada siswa kelas VI  SDN Slateng 02 Ledokombo Jember

Penyajian Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia pada postingan ini akan saya sajikan secara bertahap, mulai dari Bab 1 samapai dengan Bab 5. Harapannya ibu bapak sekalian bisa memahami secara runtut langkan pembuatan Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia ini. Yuk mari kita mulai membacanya :

A. Latar Belakang Masalah

Pembelajaran membaca puisi adalah bagian dari pembelajaran apresiasi sastra. Pembelajaran apresiasi sastra merupakan proses antara guru dan siswa, yang menjadikan proses pengenalan, pemahaman dan penghayatan. Pada akhirnya dalam menikmati karya sastra akan mampu menerapkan di dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran sastra khususnya puisi dalam kegiatan belajar belum diupayakan secara maksimal, karena sebenarnya pembelajaran puisi merupakan kegiatan pementasan karya seni yang memerlukan kemampuan khusus Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia

Proses belajar mengajar di SD Negeri Slateng 02, khususnya siswa kelas VI  dalam pembelajaran membaca puisi belum sepenuhnya menguasai. Dikarenakan beberapa hal diantaranya; Siswa tidak berani tampil dan membaca dengan baik, hal ini juga dipengaruhi oleh factor  psikologis, merasa asing, merasa malu, merasa takut dan kurang percaya diri.

Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia Kegagalan pembelajaran membaca puisi pada siswa kelas VI SD Negeri Slateng 02 mencapai 75% lebih. Sebagai gambaran antara lain; mereka membaca sambil tertawa sendiri karena merasa  lucu dan aneh, siswa yang merani tampil secara sukarela tidak ada, seandainya  ada yang berani tampil karena terpaksa, akan membaca jauh dari norma  membaca puisi yang baik dan suasana kelas sama sekali tidak mendukung.

Pembangkit motivasi siswa agar menyukai pembacaan puisi dapat ditempuh dengan langkah-langkah; dengan mengajak siswa berdiskusi tentang  puisi yang akan dibacakan, siswa biasa melihat langsung dengan kata lain dapat menggunakan metode demonstrasi,dan diharapkan dapat mengapresiasikan puisi melalui menulis atau menceritakan kembali dan memparafrasekan.

Dalam buku Strategi Belajar Mengajar (2001:114), ada beberapa macam metode mengajar, antara lain; Metode Ceramah, Tanya Jawab, Diskusi, Kerja Kelompok, Pemberian Tugas, Demonstrasi, Eksperimen. Berkaitan   dengan            pembelajaran membaca puisi,  metode  demonstrasi dapat dijadikan pilihan yang paling tepat dan efektif. Kelebihan metode ini dalam pembelajaran membaca puisi adalah; (1) Siswa dapat secara langsung mengamati bentuk pembacaan puisi, (2) Siswa dapat secara langsung mengetahui pelafalan kata, intonasi dalam membaca puisi dengan baik, (3) Siswa dapat secara langsung mengetahui pentingnya interpretasi, penampilan ketika membaca puisi, (4) Suasana kelas akan lebih hidup karena menghilangkan kejenuhan serta dapat dijadikan sebagai hiburan.

Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia Sedangkan kelemahan metode ini antara lain; (1) Siswa cenderung meniru model tanpa kreatifitas sendiri, (2) Siswa menganggap model adalah  yang paling baik, (3) Tidak setiap guru menjadi model yang baik dan tidak mudah mencari model yang baik di luar guru.

Pemilihan metode demonstrasi merupakan tantangan bagi guru.Guru akan menjadi model didepan kelas, dengan demikian guru akan  berusaha meningkatkan kualitas diri.  Penyajian pembelajaran yang dipersiapkan dengan baik akan  mendapat respon dari siswanya.Dengan penyajian berulang-ulang dan selalu menarik akan menimbulkan motivasi siswa terhadap minat membaca puisi.

Berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul peningkatan kemampuan membaca puisi dengan metode demonstrasi pada siswa kelas VI  SDN Slateng 02 Ledokombo Jember.

B. Rumusan Masalah Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia

Bertitik tolak dari latar belakang diatas maka dirumuskan permasalahnya adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimanakah cara meningkatkan ketrampilan membaca puisi pada siswa kelas VI SD Negeri Slateng 02  Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember ?
  2. Bagaimanakah pengaruh pembelajaran dengan metode demonstrasi dalam membantu siswa meningkatkan ketrampilan membaca puisi pada siswa kelas VI SD Negeri Slateng 02  Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember ?

C. Tujuan Perbaikan Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia

Sesuai dengan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk:

  1. Ingin mengetahui bagaimana prestasi, pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah diterapkannya metode demonstrasi pada siswa kelas VI SD Negeri Slateng 02 Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember.
  2. Ingin mengetahui pengaruhnya metode demonstrasi dalam meningkatkan ketrampilan membaca puisi setelah diterapkan pembelajaran dengan metode demonstrasi pada siswa kelas VI SD Negeri Slateng 02 Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember.

D. Manfaat Perbaikan Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia

Adapun maksud diadakannya perbaikan ini diharapkan dapat berguna sebagai:

  1. Menambah pengetahuan dan wawasan penulis tentang peranan guru dalam meningkatkan pemahaman siswa belajar Bahasa Indonesia
  2. Sumbangan pemikiran bagi guru dalam proses belajar-mengajar dan meningkatkan pemahaman siswa belajar Bahasa Indonesia di SD Negeri Slateng 02 Kecamatan Ledokombo Kabuaten Jember.
  3. Menerapkan metode yang tepat sesuai dengan materi pelajaran Bahasa Indonesia

Semoga Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia ini bisa bermanfaat bagi anda. Oh ya untuk bab 2 dan selanjutnya akan saya posting pada postingan berikutnya, Mohon tunggu ya.

This entry was posted in Penelitian Tindakan Kelas and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Penelitian tindakan kelas bahasa indonesia

  1. pak dar says:

    Salam kenal,
    pertama silaturahmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>